AMD Phenom II X2 555BE adalah
prosesor dual-core dari AMD yg memiliki clockspeed default sebesar 3.2Ghz, dan
hal ini membuatnya mnjadi yg tercepat diantara kluarga AMD Phenom II X2 series.
Akhiran BE di belakang nama prosesor ini adalah singkatan dari Black Edition, yg
berarti prosesor ini punya nilai CPU multiplier yang terbuka, dan bisa
diubah-ubah.
Berbeda dgn prosesor pada umumnya yg
memiliki nilai CPU multiplier dikunci, Prosesor seri Black Edition ini
memberikan keleluasaan pada penggunanya untuk dpt mengoverclock CPUnya dgn
mengubah / menaikkan nilai multipliernya. Seperti yg kita tau, overclocking pada
PC pda umumnya dilakukan dgn mengubah nilai FSB(atau pada AMD kadang disebut
HTRef Clock), namun kadang hal ini menyebabkan limitasi overclocking yg disbabkan
oleh limitasi FSB pada sistem. Maka dari itu, AMD menciptakan seri Black
Edition dengan multiplier gak dikunci(unlocked multiplier), biar para
overclocker dapat memaksa prosesornya lebih jauh tanpa terbentur limitasi FSB
sistem.
Saat dirilis tahun lalu, keluarga
Phenom II series dari AMD mengundang banyak decak kagum dari para overclocker
gara-gara prosesor ini mempunyai scaling yg baik terhadap suhu rendah(mkin
rendah suhu mkin tinggi potensi overclock), dan tidak memiliki Cold Bug, atau
dengan kata lain prosesor ini bisa berjalan di suhu dingin yang sangat extreme
sekalipun. Kedua hal ini ,digabungkan dengan fitur unlocked multiplier pada
seri Black Edition mengakibatkan clockspeed prosesor AMD keluarga Phenom II
bisa di-push setinggi-tingginya saat pake extreme cooling seperti Dry Ice atau
Liquid Nitrogen, dan benar aja, rata-rata prosesor AMD Seri Phenom II saat
didinginkan menggunakan Liquid Nitrogen biasanya bisa dipaksa untuk berjalan di
clockspeed yang ‘bombastis’ , di atas 6 Ghz! WOW.. :o
Walaupun kayaknya ga ungkin, clock
6Ghz ini sebenarnya gak terlalu sulit diraih, asalkan kita mengetahui
langkah-langkahnya, dan juga memiliki peralatan yang dibutuhkan.

0 comments:
Post a Comment